sunset

disaat matahari terbenam maka tidak ada salahnya jika seberkas cahaya kuning yang redup menemani kesendirian kita.:)

LIBURAN MAGETAN SARANGAN MADIUN

jika kamu merasa sendiri maka jangan lah berpikir berlebihan terhadap mereka. . . :)

Refreshing Dieng dan Batur Raden

disaat kamu sudah sukses nanti maka ingatlah hari ini... :)

Ekspedisi Selindang Miwang



 
Kalo ngeliat foto ini rasanya mau muntah, sakit kepala, geli-geli gimana gitu. Mau tau kenapa ?. hahaha jadi ceritanya berlagak kayak wartawan TV favorit masyarakat lah, Yang kostumnya item itu lho.
Kami terdiri dari lima orang laki-laki dan nol wanita (gak salah tuh?). tokoh yang ikut berkecimpung dalam adegan ini nih ada aku sendiri, rian (masih sama kayak dicerita 1 nya), santri (juga masih Girang), Ridho (makasih iya dok udah dikasih makan waktu ekspedisi pake ikan apa itu namanya lupa aku, he), eh ya yang tukang fotonya gak ketinggalan si rifki (cocoknya sih yang satu ini dipanggil mami, heheh).
Ini nih salah satu target dari 4 ekspedisi yang kami rencanakan yaitu buay nyerupa. Iya, jadi di kabupaten kami ada semacam peninggalan purbakala gitu (jiahhh sok intelek bahasanya, *biasa demam Vicky). Nah awalnya kabupaten kami juga punya sejarah kerajaan sama kayak daerah lain yang punya kerajaan juga, tapi sayangnya kerajaan ditempat kami enggak masuk buku sejarah. Padahal kalau masuk buku sejarah unik loh dan seru cerita kerajaannya.
Di setiap target yang kami datangi, kami selalu mempunyai alasan kalau kami akan ada kegiatan di sekolah yang insyaallah akan memperkenalkan 4 target tersebut kepada publik. Karena rencananya kegiatan ini akan berlangsung spektakuler ditingkat provinsi. Dengan mengusung tema yang cetar membahana menusuk sukma banget. Di range-range an –nya sih keren banget. Ada coffe morningnya dengan konsep cafe di alam terbuka dihiasi oleh lampu kelap-kelip(kurang lebih itulah namanya, soalnya aku gak tau nama pastinya), jadi seluruh peserta akan dimanjakan oleh coffe morning ini. Huhh subhanallah banget lah iya rencananya itu, tapi sayang rencana tersebut tidak disetujui. Padahalkan udah bagus banget kemasannya.
Oke kita kembali ke foto diatas, nah jadi setiap kami berekspedisi kami harus menggunakan selindang miwang (kain nangis kalo indonesianya) sebagai tanda bahwa kami cinta banget dengan budaya kami (cinta sih cinta tapi gak ngilangin selendang aku satu juga kali) hehe. Sebenarnya itu selendang sering dipake juga oleh sekura (itu salah satu budaya berbentuk pesta yang dilaksankan setiap syawal, dari 1 syawal sampai 7 lah maksimalnya), tapi sekarang sekura ini sering diadakan di acara-acara besar kabupaten. Makanya saat itu setiap lewat jalan raya kami pernah dibilang ibu-ibu “sekura”. Padahalkan gak ada acara sekuraan. Hehe
Oh ya hampir lupa bapak-bapak yang ada difoto itu kalau gak salah salim namanya (maaf kalo salah), dia adalah narasumber yang menceritakan tentang kepaksiaan yang sedang iya duduki, karena menurut warga setempat dialah juru bicaranya.
Dari foto ini juga kami mendapat informasi kalau akan diadakan acara besar di buay nyerupa. Nah, tentu kami tertarik dong untuk datang. Bapaknya sih memperbolehkan, tapi ternyata pas hari H yang disebutin bapaknya, acaranya di undur. Dan denger-denger kabar acara tersebut diadakan tanpa sepengetahuan kami (hahahaha emangnya siapa kalian yang harus dikasih tahu).
Di tempat ini juga kami menemukan kejanggalan, karena adanya 2 tempat yang mengaku buay nyerupa. Dari sini kami bingung yang mana yang asli, karena keduanya mengaku bahwa mereka asli keturunan buay nyerupa. Tapi itu tidak kami ambil pusing (hahaha gak diambil pusing gimana ? orang sampai pulang masih kepikiran. Iya begitulah cerita foto yang satu ini, over alL mengesankan ..he (sok keinggris-inggrisan gitu).
NB : tunggu cerita foto selanjutnya.. :)

Hanyutin cita-cita di laut


nih ceritanya waktu aku dan teman-teman ku lempar cita-cita dilaut (tujuannya sih kayak perahu kertas gitu, eitttssss jangan fitnah kami ikut-ikutan perahu kertas yo. soalnya ini foto diambil sebelum novel perahu kertas keluar) hehehehe :D pemeran dalam foto ini ada aku sendiri yang senang nulis tapi anget-anget tai ayam, Rian katanya sich kekurusan (gak beda jauh kurusnya kalee), ada anja juga orangnya gemuk buanget (sekarang agak kurus), santri juga gak ketinggalan kok yang selalu Girang (gigi jarang), atik juga ada (dia bilang sih udah dewasa saatnya sadar coyyy), nurul gak akan ketinggalan dong (tante satu ini menel banget bookkk), dan yang terakhir dela (ini cewek penyokong keuangan deh, ihhh tapi sok kemanisan). nah mungkin perkenalannya cukup untuk tokoh yang ada di dalam foto diatas nanti kalau diceritain semua dibilang bongkar aib lagi, eheheheehe *keep smile.

awalnya gak ada niat untuk pergi kelaut ini, tapi ini terjadi karena adanya trouble antara kaum muda dan kaum tua yang saat itu berseteru merebutkan posisi pemenang. wkwkwk kayak apa aja, padahal ini kan terjadi karena sakit hati. hehehe gak punya malu banget dech kayaknya sok-sok an kompak padahal kan enggak.

waktu itu si santri kan di undang untuk mengisi materi di acara kemahnya adek kelas, tapi rame banget yang mau ikut mendampingi, biasa santrikan mantan ketua OSIS jadi, banyak yang mendampinginya kayak macam bodyguard gitu. nah pas masih di perjalanan tiba-tiba dari pihak panitia menyampaikan pesan dari atasannya bahwa tidak boleh lebih dari dua orang (maksudnya yang diundang cuma santri sama santo aja), biasalah iya pemain sinetron semua. jadi si santri ini gak mau kalo cuma berdua (padahal dalam hatinya senang berduaan sama santo, wkwkwkw pisss san).

sekitar berapa menit berbincang akhirnya santri memutuskan bahwa dia gak mau ngasih materi dengan alasan gak enak sama kami. kami sih gak mempengaruhi tapi santrinya aja yang gak mau. oh ya alhasil kami serba salah, mau balik ke sekolah gak mungkin, udah tanggung. udah deh dengan kesepakatan yang panjang akhirnya diputuskan dengan tanda tangan putih diatas Pink bahwa hari ini kami Bolosss (Horeeeee), loh kok bolos sih ? gimana cita-cita yang dihanyutkan dilaut mau tercapai. hehehehe :D *ketahuan dech.

gak hanya ini sih kisah dari foto ini, banyak banget sampai ada peperangan lanjutan di dunia maya (dibaca facebook). ini sih gara-gara anja yang buat status saat emosi sedang memuncak (kalo katanya santri sih emosi sesaat), nah pada malam hari H perseteruan kan udah damai tho antara kaum muda dan kaum tua. tapi si anja lupa ngehapus status tersebut dan 2 hari setelah itu dibacalah status itu sama kaum muda, ya udah perseteruan yang sudah damai kembali berapi-api lagi.

tapi tenang masalah itu pasti dapat diselesain oleh siswa/i SMA Negeri 1 Alay, dengan kealayan yang dimiliki mereka damai dengan tangisan yang mengharu biru.

oke, bukan maksud mengungkit masa lalu, tapi inilah keindahan kenangan masa SMA yang tak akan pernah datang dua kali, ingatlah hari ini kawan... :D *cuma mengabadikan kisah saja. over alL, Love You All forever.

NB : tunggu kisah foto selanjutnya iya...heheh :)